Minggu, Oktober 11, 2026
BerandaDKI JakartaINTEGRASI CCTV DI JAKARTA DIPASTIKAN DILENGKAPI TEKNOLOGI PENDUKUNG

INTEGRASI CCTV DI JAKARTA DIPASTIKAN DILENGKAPI TEKNOLOGI PENDUKUNG

Jakarta, 18/5/2026 – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri menekankan integrasi kamera pengawas atau CCTV di wilayah Jakarta nantinya harus mengutamakan perlindungan privasi warga.

Hal tersebut disampaikan Asep saat menghadiri penandatangan nota kesepakatan bersama Pemprov DKI Jakarta yang berencana mengintegrasikan sekitar 24.000 CCTV dalam satu sistem pengawasan bersama guna menjaga ketertiban umum dan keamanan di Jakarta.

“Penggunaannya harus jelas, SOP-nya harus disiapkan dan perlindungan privasi masyarakat juga harus tetap menjadi prioritas utama,” katanya di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin.

Asep juga berharap setelah penandatanganan ini, jajaran teknis akan segera menindaklanjuti dalam hal pelaksanaannya, sehingga sistem ini nantinya benar-benar dapat digunakan sangat segera.

Ia juga menambahkan CCTV harus menjadi alat bantu dalam mencegah, memantau, merespons, dan mendukung penanganan gangguan keamanan maupun ketertiban umum, bahkan dalam hal kepadatan arus lalu lintas.

“​Dari data yang ada, jumlah CCTV yang ada di DKI Jakarta sudah cukup besar. Ada yang dikelola oleh perangkat daerah, BUMD, fasilitas publik, transportasi, hingga bangunan setiap-setiap gedung perkantoran. Potensi ini yang masih terus berkembang untuk diintegrasikan ke depannya nanti,” ucapnya.

Asep menambahkan jumlah kamera yang banyak belum tentu efektif jika sistemnya masih terpisah-pisah. Oleh karena itu, menurutnya, integrasi sistem, mekanisme akses yang jelas, standar penggunaan data, dan koordinasi yang cepat antarinstansi adalah suatu yang sangat diperlukan.

“​Dan mudah-mudahan, hasil dari kerja sama yang dilaksanakan pada sore hari ini akan sangat terasa nantinya ketika ada sesuatu hal di lapangan. Jadi ketika ada kejadian, informasi awal bisa lebih cepat diperoleh,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya mengintegrasikan sekitar 24.000 CCTV dalam satu sistem pengawasan bersama guna menjaga ketertiban umum dan keamanan di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan CCTV tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi perangkat daerah (OPD), sarana lalu lintas milik Polda Metro Jaya, hingga gedung-gedung bertingkat lebih dari empat lantai di Jakarta.

Demikian pula CCTV yang telah terpasang di berbagai titik strategis, di antaranya MRT, LRT, Transjakarta, hingga gedung bertingkat akan dihubungkan dalam satu sistem terpadu.

Ia juga menjelaskan, integrasi CCTV ini diharapkan memperluas jangkauan pengawasan dan memperkuat program “Jaga Jakarta” yang selama ini dijalankan bersama Forkopimda DKI Jakarta.

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Ade irma Junida

Kantor Berita ANTARA

Redaksi JKTInfo.id

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments