Minggu, Oktober 11, 2026
BerandaDKI JakartaDKI BUKA PELUANG LRT JAKARTA TEMBUS PIK 2 HINGGA BANDARA SOETTA

DKI BUKA PELUANG LRT JAKARTA TEMBUS PIK 2 HINGGA BANDARA SOETTA

Jakarta, 18/5/2026 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang pengembangan jalur LRT Jakarta hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan terhubung langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

“Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),” kata Pramono saat meresmikan area klenteng Tian Fu Gong di PIK, Jakarta Utara, Minggu.

Rencana tersebut disebut menjadi bagian penting untuk menyempurnakan konektivitas transportasi massal di Jakarta melalui sistem loop atau jalur terintegrasi.

Pramono menjelaskan, secara trase atau jalur, pengembangan LRT Jakarta saat ini sebenarnya telah memperoleh izin dari pemerintah pusat hingga kawasan Ancol.

Menurutnya, pengembangan jaringan transportasi di wilayah utara Jakarta menjadi langkah strategis agar konektivitas antarkawasan semakin baik.

“Untuk LRT, secara trase sebenarnya sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat sampai dengan Ancol,” ujar Pramono.

Dia mengatakan, proyek LRT Jakarta yang saat ini tengah berjalan adalah penyambungan jalur dari Velodrome menuju Manggarai. Jalur tersebut memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 titik stasiun dan nilai investasi mencapai Rp11,5 triliun.

Pramono optimistis proyek sambungan Velodrome-Manggarai dapat diresmikan pada Agustus mendatang. Kehadiran jalur tersebut diyakini akan memperkuat integrasi transportasi publik di ibu kota.

Menurutnya, pengembangan selanjutnya dapat diteruskan menuju Jakarta Utara. Jalur LRT nantinya direncanakan melintasi Tanjung Priok, Jakarta International Stadium (JIS), hingga Ancol.

Bila seluruh jaringan tersebut berhasil diwujudkan, maka sistem transportasi Jakarta akan tersambung secara menyeluruh.

Selain itu, kata Pramono, saat ini konektivitas transportasi massal Jakarta baru mencapai sekitar 93 persen. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berupaya menyelesaikan jalur loop yang belum terhubung agar mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien.

“Kalau itu sudah bisa disambungkan, maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung ke keseluruhan. Sampai hari ini baru 93 persen,” kata dia.

Pramono berharap proyek pengembangan tersebut dapat menjadi tonggak baru penguatan transportasi publik Jakarta, sekaligus mendukung konektivitas kawasan penyangga hingga akses menuju bandara.

Selain mengurangi kemacetan, integrasi antarmoda juga dinilai akan meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

Rencana pengembangan LRT hingga wilayah utara Jakarta dan PIK 2 itu pun diperkirakan menjadi salah satu proyek strategis jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan sistem transportasi modern dan terintegrasi di kawasan metropolitan.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim

Kantor Berita ANTARA

Redaksi JKTInfo.id

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments