Minggu, Oktober 11, 2026
BerandaEkonomiPRABOWO AKAN BUKA PUSAT PENGOLAHAN UBAH SAWIT DAN JELANTAH JADI AVTUR

PRABOWO AKAN BUKA PUSAT PENGOLAHAN UBAH SAWIT DAN JELANTAH JADI AVTUR

Jakarta, 9/4/2026 – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan membuka pusat-pusat pengolahan untuk mengubah kelapa sawit dan minyak jelantah menjadi bahan bakar pesawat avtur sebagai bagian dari pengembangan energi alternatif.

Prabowo, dalam sambutan pada peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, mengatakan avtur kini dapat diproduksi dari kelapa sawit, yang ketersediaannya melimpah di Indonesia.

Selain itu, bahan baku juga dapat berasal dari minyak jelantah atau limbah sisa minyak goreng yang diolah kembali.

“Sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit. Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan akan membuka pusat-pusat pengolahan untuk mengolah bahan-bahan tersebut menjadi avtur.

Sebelumnya, dalam taklimatnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4), Prabowo mengatakan krisis yang tengah dihadapi dunia akibat perang, menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) demi ketahanan nasional.

Presiden mendorong swasembada energi dengan mengembangkan bahan bakar nabati (biofuel) dari singkong dan jagung sebagai alternatif pengganti solar dan bensin. Langkah ini bertujuan mengurangi impor BBM dengan memanfaatkan kekayaan alam dalam negeri.

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki fondasi ekonomi dan ketahanan energi yang kuat untuk menghadapi krisis global.

Menurutnya, Indonesia relatif aman dari dampak langsung gangguan pasokan energi global karena memiliki sumber energi mandiri.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Didik Kusbiantoro

Kantor Berita ANTARA

Redaksi JKTInfo.id

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments