Jakarta, 31/3/2026 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta maaf atas kritik masyarakat mengenai lambatnya respons terkait perbaikan jalur penyeberangan (zebra cross) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
“Kami minta maaf untuk itu,” ungkap Pramono di Balai Kota, Selasa.
Kendati demikian, dia mengapresiasi kreativitas warga yang menggambar ulang zebra cross di kawasan tersebut.
Namun, dia mengatakan pembuatan zebra cross memiliki aturan tersendiri yang berlaku secara global.
“Untuk zebra cross kreativitas warga, saya mengucapkan terima kasih. Hanya memang zebra cross itu kan juga ada aturan mainnya, sehingga yang sekarang terjadi di lapangan, kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengapresiasi kepedulian dan inisiatif masyarakat yang telah melakukan pengecatan jalan yang difungsikan sebagai zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.
Akan tetapi, Dinas Bina Marga DKI menegaskan pembuatan marka jalan, termasuk zebra cross, harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar teknis yang berlaku.
“Hal ini penting untuk memastikan aspek keselamatan seluruh pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor, serta mencegah potensi distraksi yang dapat mengganggu konsentrasi berkendara,” kata Kapusdatin Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny.
Dia menjelaskan ketiadaan zebra cross di lokasi itu terjadi karena adanya kegiatan pemeliharaan berkala jalan dan pembangunan/peningkatan trotoar pada akhir 2025, sehingga marka zebra cross eksisting tertutup oleh lapisan aspal baru.
Pemasangan kembali marka jalan, kata Siti, tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan, karena material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik dan memiliki daya tahan maksimal.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Bina Marga DKI telah menetapkan lokasi tersebut sebagai prioritas dalam rencana pemeliharaan marka jalan 2026, termasuk pembangunan kembali fasilitas zebra cross dalam waktu dekat.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Kantor Berita ANTARA
Redaksi JKTInfo.id