Jakarta, 24/3/2026 – PT Transjakarta menambah frekuensi layanan pada rute-rute terintegrasi dengan stasiun dan terminal sebanyak 20-50 persen dibandingkan hari biasa pada arus balik Lebaran 2026.
“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pelanggan dari titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota yang diprediksi mengalami puncak arus balik pada akhir Maret,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Penambahan layanan difokuskan di Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Terminal Pulo Gebang.
Pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta juga memperpanjang jam operasional hingga pukul 23.59 WIB dan menyesuaikan pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta dan bus AKAP.
Rute yang diperkuat meliputi layanan BRT seperti Koridor 2A (Pulo Gadung – Rawa Buaya via Balaikota), 4D (Pulo Gadung – Kuningan) dan 7F (Kampung Rambutan – Juanda Via Cempaka Putih) serta sejumlah layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) seperti Tanah Abang–Blok M, Senen–Tanah Abang, hingga Manggarai–Blok M.
Selain penguatan integrasi, Transjakarta juga tetap mengoperasikan layanan 24 jam pada koridor utama seperti Koridor 2 (Pulo Gading – Monas, 4 (Pulo Gadung – Galunggung), 5 (Kp Melayu – Ancol), 11 (Kp Melayu – Pulo Gebang dan 14 (JIS – Senen).
Secara khusus, ada juga penambahan 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada 25–27 Maret 2026 dilakukan sebagai respons terhadap puncak arus balik.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Kantor Berita ANTARA
Redaksi JKTInfo.id