Jakarta, 18/5/2026 – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia masih berada dalam kondisi aman di tengah situasi global yang tidak menentu karena ketahanan pangan dan energi nasional dinilai terjaga.
“Pangan aman, energi aman. Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” ujar Prabowo di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu.
Prabowo mengatakan masih ada pihak-pihak yang terus menyuarakan kekhawatiran bahwa Indonesia akan mengalami keruntuhan dan kekacauan, termasuk terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Namun, menurut dia, masyarakat di desa tidak bergantung pada penggunaan dolar AS dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai kondisi ketahanan pangan dan energi nasional tetap aman di tengah situasi global saat ini.
Prabowo juga mengungkapkan sejumlah negara mulai meminta bantuan kepada Indonesia di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah.
Menurut dia, permintaan bantuan itu mencakup pupuk hingga beras setelah rantai pasok dunia terganggu akibat penutupan Selat Hormuz.
Prabowo menyebut Australia menjadi salah satu negara yang meminta bantuan pupuk dari Indonesia. Pemerintah pun memutuskan menjual 500 ribu ton urea ke negara tersebut.
Selain Australia, sejumlah negara lain seperti Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil juga disebut meminta pupuk dari Indonesia.
Prabowo mengatakan dirinya telah memerintahkan agar seluruh permintaan tersebut dibantu.
Menurut dia, Indonesia harus mampu menjaga kekayaan alam dan sumber daya yang dimiliki untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Presiden pun optimistis Indonesia dapat bangkit menjadi negara yang kuat dalam waktu tidak terlalu lama.
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Abdul Hakim
Kantor Berita ANTARA
Redaksi JKTInfo.id