Jakarta, 23/3/2026 – Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Dia menjelaskan Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan ke Paris pada 14 April lalu untuk bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tertutup.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral serta peningkatan kerja sama di berbagai bidang yang dinilai perlu diintensifkan.
Sugiono menyebut salah satu kerja sama dilakukan pada sektor industri pertahanan, mengingat Indonesia membeli alat-alat utama sistem senjata (alutsista) dari Prancis.
Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada penguatan kerja sama pendidikan, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM), guna mendukung transfer teknologi dan peningkatan penguasaan teknologi atas alutsista yang dimiliki.
Dia menambahkan kerja sama kedua negara juga meliputi sektor energi, pemanfaatan mineral kritis, ekonomi kreatif, infrastruktur, serta transportasi.
Menurut Sugiono, hubungan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron menjadi salah satu modal dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis.
Dia juga menyampaikan Prancis merupakan mitra strategis Indonesia, sehingga peningkatan kemitraan yang tengah dibahas diharapkan dapat memperluas cakupan kerja sama menjadi lebih luas dan strategis.
Data menunjukkan, Prabowo telah tiga kali melakukan kunjungan ke Prancis selama menjabat sebagai Presiden RI.
Dua pertemuan sebelumnya dilakukan pada 14 Juli 2025 untuk menghadiri Parade Militer Hari Nasional Prancis (Bastille Day) serta pada 23 Januari 2026 untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.
Pewarta: Fathur Rochman/Prisca Triferna Violleta
Editor: Edy Sujatmiko
Kantor Berita ANTARA
Redaksi JKTInfo.id